Yuk, Kenali Gejala Kanker Payudara Sejak Dini

kenali gejala kanker payudaraKanker payudara merupakan tumor ganas yang masuk dalam daftar 10 penyakit berbahaya di dunia. Bahkan penyakit yang menyebar ke jaringan payudara ini, pada awalnya tidak menampakkan gejala apapun hingga si penderita setelah beberapa tahun kemudian dinyatakan dokter memiliki kanker.

Faktor penyebab kanker sendiri hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun, sebagian besar penderita kanker disebabkan oleh faktor genetika keluarga. Artinya, apabila terdapat anggota keluarga yang sebelumnya pernah menderita kanker yang sama, maka ada kemungkinan anggota yang lain akan turut menderita penyakit serupa. Misalnya, seorang ibu pernah didiagnosa menderita kanker payudara, maka kemungkinan penyakit tersebut berisiko menimpa kepada sang buah hati. Tidak semuanya, tetapi ada beberapa gen seperti BRCA1 dan BRCA2 yang dapat meningkatkan risiko seorang anak terkena kanker payudara karena genetik dari orang tuanya.

Meskipun begitu, gaya hidup (pola makan, stress, jadwal tidur, dan lainnya), hormonal, serta lingkungan juga disebut-sebut sebagai faktor lain penyebab munculnya kanker payudara.

Hari peringatan tentang bahaya kanker payudara memang sudah berlalu, akan tetapi masyarakat diharapkan tetap waspada dengan cara mengedukasi diri untuk mampu mengenali serta mendeteksi adanya gejala carcinoma mammae ini sejak dini.

  1. SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri)

Beberapa kasus yang dialami oleh penderita kanker payudara adalah ditandai dengan munculnya benjolan di bawah ketiak dengan ukuran 1-2 cm di tahap stadium awal. Untuk memastikannya, Anda dapat meraba bagian bawah ketiak ketika mandi dengan menggunakan sabun. Biasanya benjolan akan terasa saat diraba secara perlahan-lahan.

Hal ini merupakan wujud nyata dari SADARI, yakni Pemeriksaan Payudara Sendiri. Jadi, jika Anda merasakan sensasi nyeri di bawah ketiak, kemudian ada benjolan yang tidak hilang lebih dari sebulan, serta ada perubahan bentuk di bagian area payudara, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Jangan mengabaikan gejala-gejala ini agar kondisi bisa diketahui di stadium awal.

  1. Perubahan Fisik Payudara

Perubahan lain pada penderita kanker payudara biasanya ditandai dengan berubahnya warna kulit payudara menjadi agak kemerahan, kulit kusam, agak kaku, gatal, dan lambat laun terjadi penebalan kulit hingga membuat Anda merasa risih. Setelah itu, diikuti oleh bagian puting yang terasa panas, keluar cairan seperti darah, dan melesak ke bagian dalam.  Dengan kondisi seperti ini, kanker sudah tidak lagi berada di stadium awal.

gejala kanker payudara

  1. Gejala Yang Menyebar

Adanya perubahan siklus dalam kandung kemih dan nyeri pada bagian punggung. Biasanya para penderita kanker payudara juga mengalami perbedaan ketika sebelum dan sesudah positif didiagnosa kanker seperti buang air besar atau buang air kecil yang tidak teratur dan sulit. Bahkan nyeri di punggung tidak kunjung hilang meskipun sudah dilakukan berbagai macam pengobatan. Hal ini dikarenakan, kanker payudara menekan saraf dan ligamen sehingga menyebabkan sakit luar biasa bahkan tidak tertahankan. Pada tahap ini, kanker payudara bisa bermetastasis menjadi kanker tulang.

Untuk mencegah dan terhindar dari kanker payudara, sebaikanya setiap orang, terutama para wanita menjaga kesehatan tubuhnya. Mulai dari memerhatikan segala asupan makanan, mengurangi stress, menjauhi alkohol, dan rajin berolahraga minimal 20 menit setiap hari di bawah sinar terik matahari pada pukul 06.00 hingga 08.00 pagi. Sebab, paparan sinar matahari pada pagi hari mengandung vitamin D yang baik untuk mejaga kebugaran dan melindungi tubuh dari segala macam penyakit. Lalu, perhatikan pula jadwal serta aturan tidur setiap malamnya, dimulai dari mematikan ponsel sampai mematikan lampu.

Seluruh pemeriksaan sendiri di atas akan lebih baik dilakukan sejak dini, karena mengetahui lebih awal dapat menjadi tindakan preventif yang bisa menyelamatkan jiwa Anda di kemudian hari.