Gejala Kanker Ovarium Pada Wanita dan Penyebabnya

Kanker ovarium merupakan jenis kanker, dimana bagian ovarium dari seorang wanita mengalami pertumbuhan tumor yang memiliki sel kanker. Tumbuhnya tumor dan sel kanker ini disebabkan oleh adanya perkembangan sel – sel pada bagian ovarium yang abnormal. Kanker ovarium ini ternyata dapat berkembang dan tumbuh dengan cepat. Dari stadium awal hingga stadium akhirnya kadang hanya membutuhkan waktu 1 than saja untuk berkembang.

Apa saja gejala – gejala dari kanker ovarium?

kanker ovariumSeperti sudah disebutkan sebelumnya, kanker ovarium dapat berkembang dengan sangat cepat apabila dibandingkan kanker rahim ataupun kanker serviks yang juga kemungkinan dapat terjadi pada wanita. Berikut ini adalah beberapa gejala – gejala umum yang terjadi dan dirasakan penderita kanker ovarium :

1. Terjadi pendarahan pada bagian kewanitaan

Salah satu gejala yang patut dicuragai adalah terjadinya pendarahan pada bagian kewanitaan diluar siklus menstruasi. Pendarahan pada bagian kewanitaan ini menunjukkan telah terjadi infeksi, pada bagian leher rahim, rahim ataupun bagian ovarium

Bagaimana mendeteksinya?

Lakukanlah pengecekan dan pemeriksaan ke dokter menggunakan metode – metode imagin atau pencitraan serta metode biopsy untuk mengecek apakah muncul sel kanker atau tidak, dan memastikan bagian mana yang terserang sel kanker.

2. Perubahan pola menstruasi

Menstruasi merupakan proses pembuangan sel telur atau ovum yang sudah matang, namun belum dibuahi. Menstruasi mengalami siklusnya sendiri dalam satu bulan. Apabila mengalami gejala – gejala siklus atau pola menstruasi yang berubah – ubah dan tidak teratur, maka anda harus segera memeriksanya ke dokter.

Kanker pada ovarium akan sangat mempengaruhi pola atau siklus menstruasi pada wanita, sehingga harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendeteksi kanker secara dini.

3. Rasa sakit pada bagian bagian tertentu

Rasa sakit pada bagian – bagian tertentu disebabkan oleh membesarnya tumor yang tumbuh pada bagian ovarium. Pembesaran tumor ini akan menekan beberapa bagian atau organ yang berada di sekitar ovarium, sehingga akan menimbulkan nyeri dan sakit pada bagian tertentu, seperti :

  • Nyeri pada bagian perut
  • Nyeri pada bagian punggung
  • Nyeri pada bagian pelvis
  • Nyeri pada bagian organ kewanitaan.

Apabila gejala nyeri seperti itu muncul terus dan tidak berhenti, maka hal tersebut merupakan gejala – gejala kanker yang wajib diwaspadai.

4. Ganguan buang air kecil

Gangguan buang air kecil yang mungkin terjadi dan menjadi gejala – gejala dari kanker antara lain :

  • Selalu merasa ingin buang air kecil
  • Sering buang air kecil

5. Rasa sakit ketika melakukan hubungan intim

Rasa sakit ini merupakan gejala dari kanker ovarium, namun juga merupakan gejala lain dari kanker rahim dan kanker serviks. Hal ini terjadi karena kanker yang muncul berada pada bagian yang berdekatan dengan bagian kewanitaan, sehingga rasa nyeri dan sakit akan sangat terasa.

Bagaimana memastikannya?

Lakukan pemeriksaan medis ke dokter menggunakan metode – metode pencitraan dan biopsy untuk memastikan ada atau tidaknya kanker, dan lokasi kanker.

6. Pembengkakan pada bagian perut, namun terjadi penurunan berat badan yang drastic

Kanker ovarium menyerang bagian ovarium, yang berada di bagian bawah perut. Munculnya sel kanker tersebut akan mengakibatkan terjadinya pembengkakan, dan membuat perut penderitanya menjadi lebih besar, namun anehnya penderita tidak mengalami kenaikan berat badan, namun mengalami penurunan berat badan secara drastic.

Ini menunjukkan gejala yang tidak wajar, sehingga anda wajib melakukan pemeriksaan ke dokter.

Ke – 6 hal di atas merupakan gejala – gejala umum dari kanker ovarium. Kanker ovarium sendiri baru bisa dideteksi dalam waktu satu bulan setelah gejala – gejala tersebut muncul. Selain itu, gejala kanker ovarium lain, apabila sudah mencapai stadium lanjut dan menyebar ke organ lain antara lain :

  1. Hilangnya nafsu makan
  2. Penurunan berat badan secara drastic
  3. Anemia
  4. Pusing
  5. Mual dan muntah
  6. Mengalami masalah pada pola makan dan sulit makan
  7. Kelelahan
  8. Sakit pada bagian punggung

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap kanker ovarium dan memastikan bahwa pasien tersebut menderita kanker ovarium, maka dokter akan mengklasifikasikan kanker ovarium ke dalam stadium atau stage tertentu. pengklasifikasian dilakukan berdasarkan ciri – ciri dari kanker yang muncul pada ovarium penderitanya. Berikut ini klasifikasinya :

  1. Stadium I. Pada tahapan ini sel kanker sudah terdeteksi dan berada pada bagian ovarium atau tuba falopi. Stadium I dibagi menjadi 3, yaitu :
    • Stadium I A. Stadium I A memiliki ciri – ciri sebagai berikut :
      • Sel kanker sudah terbentuk pada ovarium atau tuba falopi
      • Kanker belum menyebar ke bagian luar dari ovarium atau tuba falopi
      • Bagian abdomen dan pelvis tidak ditemukan kanker
    • Stadium I B. Stadium I B memiliki ciri – ciri sebagai berikut :
      • Sel kanker sudah tumbuh pada ovarium dan tuba falopi
      • Sel kanker belum menyebar ke bagian luar dari ovarium dan tuba falopi
    • Stadium I C. Stadium I C memiliki ciri – ciri :
      • Sel kanker dapat keluar ke bagian luar dari tuba falopi dan ovarium
      • Sel kanker ditemukan pada bagian abdomen
      • Kanker timbul pada lapisan – lapisan yang berdekatan dengan ovarium dan tuba falopi
  1. Stadium II. Stadium II kanker ovarium terbagi menjadi 2 tahap, yaitu :
    • Stadium II A. Pada stadium II A, kanker ovarium akan :
      • Muncul pada muncul dan menyebar pada uterus, tuba falopi, dan ovarium
    • Stadium II B Kanker ovarium pada stadium II B memiliki ciri – ciri seperti :
      • Sel kanker akan menyebar ke organ – organ pelvis terdekat, seperti rectum
  1. Stadium III. Stadium III kanker ovarium terbagi menjadi beberapa tahapan, yaitu :
    • Stadium III A. Kanker ovarium pada stadium ini memiliki ciri – ciri :
      • Muncul pada bagian pelvis dan menyebar ke bagian abdomen atau bagian perut
      • Menyebar pada kelenjar getah bening yang berada di belakang abdomen, dengan ukuran :
      • Lebih kecil dari 10 mm ( Stadium III A1 (i) )
      • Lebih besar dari 10 mm ( Stadium III A1 (ii) )
      • Sel kanker sudah terlihat pada bagian abdomen ketika dilakukan pemeriksaan biopsy ( stadium III A 2 )
    • Stadium III B. Kanker ovarium pada stadium ini memiliki ciri – ciri :
      • Kanker sudah menyebar ke organ – organ pelvis
      • Ukuran kanker berkisar antara 2 cm pada bagian abdomen
      • Kanker mungkin menyebar ke kelenjar getah bening, namun belum menyebar ke hati dan ke organ yang berjahan
  1. Stadium IV. Merupakan tahapan terparah dari kanker ovarium. Pada stadium IV terbagi menjadi 2 tahap, yaitu :
    • Stadium IV A. Stadium IV A memiliki ciri – ciri seperti :
      • Sel kanker sudah menyebar dan muncul pada bagian paru – paru
    • Stadium IV B. Pada stadium IV B, sel kanker akan :
      • Tersebar ke hati, dan kelenjar getah bening
      • Menyebar ke organ organ lain, termasuk paru – paru, otak dan kulit.

Itulah beberapa gejala – gejala yang menunjukkan tanda – tanda kanker ovarium. Apabila gejala – gejala tersebut muncul, maka segeralah periksa ke dokter dan lakukan pemeriksaan medis untuk memastikan apa yang terjadi pada bagian ovarium anda.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Post Date: Sunday 08th, March 2015 / 10:22 Oleh :
Kategori : Kanker Ovarium