Gejala Kanker Rahim Stadium Awal dan Lanjut

Rahim merupakan salah satu organ dalam yang sangat penting bagi wanita, terutama pada sistem reproduksi wanita. Namun demikian, bagian organ ini mengalami beberapa gangguan dan penyakit, salah satunya adalah kanker rahim. Kanker rahim ini merupakan kanker yang tumbuh dan berkembang pada bagian rahim wanita.

Apa saja yang menyebabkan kanker rahim?

Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kanker rahim pada wanita. Namun demikian, masih sama seperti jenis kanker lainnya, penyebab pasti dari kanker rahim belumlah ditemukan, namun beberapa kondisi akan meningkatkan faktor resiko terserang kanker rahim, yaitu :

  1. Menopause terlambat
  2. Kondisi hormone yang tidak seimbang

Ketidakseimbangan hormone ini dapat terjadi karena :

  1. Obesitas
  2. Diabetes
  3. Hormone replaced therapy
  4. Tingginya hormone estrogen
  5. Kebiasaan dan pola hidup yang tidak sehat
  6. Merokok
  7. Konsumsi alcohol yang berlebihan.

Tipe Kanker Rahim

Kanker rahim sendiri memeiliki dua jenis atau tipe, yaitu :

  1. Endometrial Cancer. Endometrial cancer merupakan bentuk kanker rahim yang umum dan banyak ditemui pada wanita. Endometrial cancer adalah sel kanker yang muncul dan berkembang pada sel – sel yang membentuk rahim ( endometrium ). Endometrial cancer ini dapat terjadi pada siapa saja, dan memiliki beberapa bentuk atau jenis, yaitu :
    • Endometrioid Adenocarcinomas. Adeno merupakan sel – sel yang menjadi kanker adalah sel yang terdapat pada selaput glands. Endometrioid adenocarcinoma biasanya mudah dideteksi pada tahap – tahap awal dan seringkali sukses ditanggulangi.
    • Papillary Serous Carcinoma. Merupakan bentuk endometrial cancer yang tergolong jarang. Jenis ini merupakan jenis kanker yang memiliki potensi berkembang dengan cepat dan mudah kambuh walaupun sudah terdeteksi dan berusaha diobati.
    • Clear Cell Carcinoma. Merupakan bentuk endometrial yang paling jarang terjadi pada wanita.
  1. Uterine Carcinosarcoma. Kanker uterine carcinosarcoma merupakan kanker yang menyerang dan berkembang pada otot – otot rahim. Merupakan jenis yang sangat jarang terjadi kasusnya. Tipe – tipe kanker rahim tersebut merpakan tipe kanker yang dapat menginfksi rahim pada wanita, dengan tingkat infeksi yang tertinggi adalah Endometrial Cancer.

Beda Kanker Rahim dan Kanker Serviks

Gejala kanker servikskanker rahim vs kanker serviks mungkin hampir sama dengan rahim, namun perlu diketahui bahwa kanker serviks memiliki perbedaan dengan kanker rahim.

Masih banyak orang menyangka bahwa kedua jenis kanker ini adalah sama. Gambar di samping memperlihatkan bahwa kanker rahim terjadi di bagian atas. Sedangkan kanker serviks adalah kanker yang terjadi di leher rahimnya pada bagian bawah.

Dari gejala yang ditimbulkan memang sebagian besar hampir sama, namun terdapat beberapa perbedaan yang harus diketahui secara seksama.

Gekala Kanker Rahim Stadium Awal

Untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi kanker rahim atau tidak memang dibutuhkan test lebih lanjut. Namun demikian sebelum masuk ke dalam tahapan test dan pemeriksaan medis, ada beberapa gejala yang bisa di rasakan untuk mendeteksi kehadiraan kanker rahim. Gejala – gejala tersebut antara lain :

  1. Pendarahan yang terjadi ketika sudah dalam masa menopause. Ketika wanita sudah mengalami menopause, seharusnya seorang wanita tidak akan mengalami pendarahan seperti ketika sedang berada pada saat menstruasi. Apabila hal ini terjadi, segeralah melakukan konsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
  2. Pendarahan pada kelamin namun sedang tidak dalam siklus menstruasi. Selain itu, pendarahan juga merupakan tanda – tanda abnormal yang terjadi, ketika seorang wanita sedang tidak dalam berada pada siklus menstruasi. Pendarahan dapat terjadi karena adanya infeksi pada daerah rahim atau leher rahim.  Apabila hal ini terjadi, anda dapat mengkonsultasikan ke dokter, dan melakukan metode CT – Scan atau MRI dan metode pencitraan lainnya untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.
  3. Pendarahan yang berlebihan pada saat menstruasi. Jangan remehkan pendarahan yang berlebihan pada saat anda mengalami menstruasi. Apabila hal ini terjadi secara terus menerus, segeralah kunjungi dan konsultasikan dengan dokter dan ahli medis untuk segera dilakukan penanganan secara medis.
  4. Rasa sakit ketika melakukan hubungan intim. Selain merupakan gejala yang timbul pada kanker serviks, rasa sakit yang berlebihan ketika melakukan hubungan intim juga dapat menjadi gejala dari munclnya kanker pada bagian rahim anda.
  5. Benjolan pada bagian bawah perut. Benjolan – benjolan yang tidak hilang dan dirasa tidak wajar pada bagian bawah perut merupakan salah satu gejala umum dari kanker rahim. Ukuran benjolan bisa bervariasi, tergantung dari seberapa parah kanker rahim, dan lokasi kemunculan kanker tersebut. Segera lakukan tindakan pencegahan dan penanganan secara medis untuk mengatasi kanker rahim sejak dini.
  6. Pendarahan setelah melakukan hubungan intim. Pendarahan yang tidak wajar pada saat melakukan hubungan intim tidak seharusnya terjadi. Ada kemungkinan pendarahan ini terjadi karena kanker serviks ataupun karena kanker rahim.
  7. Rasa nyeri atau sakit pada bagian rahim. Kanker yang muncul pada rahim akan menimbulkan rasa nyeri yang akan sangat terasa, baik ketika mengalami menstruasi ataupun tidak.

Pada dasarnya, kanker serviks dan kanker rahim memiliki gejala yang hampir sama, Hal ini disebabkan karena kanker rahim dapat berkembang dan menebar ke bagian serviks.

Gejala Kanker Rahim Stadium Lanjut

Apabila kanker rahim sudah menyebar dan tumbuh pada bagian seviks, maka gejala kanker serviks pun akan timbul, hal ini dapat terjadi ketika kanker rahim sudah mencapai stadium II. Berikut gejala – gejalanya :

  1. Mengalami Keputihan. Keputihan merupakan kondisi dimana terjadi keluarnya cairan selain darah dari daerah kewanitaan dengan jumlah yang sangat banyak Keputihan yang berpotensi sebagai gejala – gejala dari kanker yang sudah menyebar ke bagian serviks adalah keputihan yang :
    • Cairan keluar dalam jumlah yang sangat banyak
    • Cairan yang keluar berubah menjadi kental
    • Cairan yang keluar berbau tidak sedap
    • Warna pada cairan yang keluar tidak normal ( berwarna kekuningan, kehijauan, atau kecoklatan )
    • Muncul rasa panas dan gatal pada area kewanitaan
  2. Rasa sakit pada bagian kewanitaan. Rasa sakit ini timbul sebagai akibat dari sel kanker yang semakin menyebar mendekati daerah kewanitaan. Untuk memastikannya, dibutuhkan pemeriksaan secara medis, yaitu dengan :
    • Cek Darah. Dengan melakukan cek darah, maka akan diketahui kandungan CA125 ( merupakan komponen kimiawi yang diproduksi oleh sel kanker )
    • Biopsi Biopsy dilakukan untuk membawa sample selaput untuk kemudian dicek dan diperiksa di laboratorium, yang nantinya akan memastikan apakah bagian rahim aman dari kanker atau tidak.
    • Ultrasound Scan. Merupakan metode scan atau pemindaian yang menggunakan alat ultrasound yang dimasukan melalui kelamin. Alat ini akan memanfaatkan gelombang suara dalam memunculkan pencitraan, dan memastikan ketebalan dari dinding rahim, dan membantu mendiagnosa kanker pada bagian rahim.

Ketika sudah mengetahui berbagai gejala yang ditimbulkan oleh kanker rahim, maka ada baiknya anda melakukan pemeriksaan untuk memastikan bahwa hal tersebut adalah kanker atau tidak.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Post Date: Sunday 08th, March 2015 / 03:28 Oleh :
Kategori : Kanker Rahim